Tampilkan postingan dengan label tauhid. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tauhid. Tampilkan semua postingan

PENGESAAN HAK ALLAH HANYA KEPADA ALLAH

September 08, 2020 Add Comment
🌾SILSILAH AQIDAH TAUHID🌾
Pelajarilah Tauhid
Pengesaan hak Allah hanya kepada Allah
1⃣ Baik hak Rububiyah yaitu mutlak sepenuhnya bahwa Allah saja yang menguasai mencipta seluruh alam semesta dan ini oleh Imam Ibnul Qoyyim rahimahullah diberi nama dengan Tauhid fil Ma'rifah wal itsbat yakni suatu keyakinan kita bahwa Allah memperkenalkan diriNya akan nama dan sifatnya kemudian kita tetapkan bahwa nama dan sifatnya tersebut sesuai dengan yang telah ditetapkan oleh Allah dan NabiNya seperti
Kita menetapkan Allah itu Robb penguasa alam semesta..
Dalilnya dalam surat Al Fatihah
الحمد لله رب العالمين
Segala puji bagi Allah Rob tuhan penguasa alam semesta.
2⃣ atau Hak Uluhiyyah yaitu pengesaan Allah akan hak Nya bahwa hanya Dialah yang pantas untuk diibadahi dan tidak ada yang lainnya dalam ibadah yang sejajar dengan Allah.. Dan tauhid ini oleh Imam Ibnul Qoyyim rahimahullah diberi nama dengan Tauhid fitholab wal qosd yaitu keyakinan kita yang disertai dengan tuntutan amaaliyah dan niat untuk mewujudkan semua ibadah baiik lahir maupun batin hanya kepada Allah dan tidak boleh dipalingkan ibadah itu kepada selainNya
Seperti berdoa ,istianah minta tolong, berkorban dll hanya kepada Allah
Dalilnya dalam surat Al Fatihah:
إياك نعبد واياك نستعين
Hanya kepada mu kami beribadah dan hanya kepadamu kami minta pertolongan..
Penulis
Abu khuzaimah al atsary
📖🌾AL HAQQUL MUBIN🌾📖

Apa Itu Khusyuk Kemunafikan ?

Agustus 26, 2020 Add Comment
🧼 BARANG SIAPA YANG MENGAKUI DIRINYA SEBAGAI 'ALIM (orang berilmu) dan AHLI IBADAH dg khusyu' dan terkadang MENGAKUI DIRINYA sebagai AHLISSUNAH maka apa yang telah diakuinya akan MENUNTUT KONSEKWENSI utk merealisasikan apa yang telah diakuinya bila dia TIDAK MEWUJUDKANNYA maka ALLAH AKAN MENYINGKAP HAKEKAT BURUK YANG ADA PADANYA  bahwa dia bukan seorang 'Alim tapi Jahil dan dia bukan orang yg jujur dalam ibadahnya tapi dia Munafik dan seterusnya.

يقول ابن القيم رحمه الله في شرحه لحكمة عمر رضي الله عنه :(ومن تزين بما ليس فيه شانه الله) .

.....هذا ، ولما كان من تزين للناس بما ليس فيه من الخشوع والدين والنسك والعلم وغير ذلك قد نصب نفسه للوازم هذه الأشياء ومقتضاها فلا بد أن تطلب منه،فإن لم توجد عنده افتضح ، فيشينه ذلك من حيث ظن أنه يزينه ، وأيضا فإنه أخفى عن الناس ما أظهر لله خلافه ، فأظهر الله من عيوبه للناس ماأخفاه عنهم ، جزءا له من جنس عمله ، وكان بعض الصحابة يقول : أعوذ بالله من خشوع النفاق.
قالوا : وما خشوع النفاق ؟
قال : أن ترى الجسد خاشعا والقلب غير خاشع .
وأساس النفاق وأصله هو التزين للناس بما ليس في الباطن من الإيمان ،فعلم أن هاتين الكلمتين من كلام أمير المؤمنين مشتقة من كلام النبوة وهما من أنفع الكلام،وأشفاه للسقام ." (1)

-------------
(1) - إعلام الموقعين ،2/432، طبعة دار الحديث.

Telah berkata Ibnul Qayyim rahimahullah di dalam menjelaskan hikmah perkataan Umar radhiallahu anhu yang berbunyi :
 
"..Ini tatkala ada orang yang berindah di hadapan manusia dengan sesuatu yang tidak ada padanya seperti dari (nampak ) sifat khusyuk (tunduk) dan nampak dalam ber AGAMAnya  dan IBADAH nya dan ILMU nya dan lain sebagainya maka sungguh dia telah meletakkan dirinya untuk MEWUJUDKAN KONSEKWENSI terhadap hal hal ini   maka ini adalah suatu kemestian dari suatu tuntutan yakni  dia harus  merealisasikan hal tersebut maka jika tidak didapati padanya apa yang diakuinya niscaya dia akan tersingkap keburukannya maka hal itulah yang akan  memburukan dirinya  dimana dia menduga bahwa hal ini yang akan menghiasi dirinya 
dan juga sungguh dia telah menyembunyikan dari manusia apa yang Allah Ta'ala tampakkan hal yang berbeda dengan apa yang disembunyikan maka Allah Ta'ala menampakkan dari aib aibnya dihadapan manusia apa yang pernah disembunyikan  dari  mereka sebagai balasan bagi dia dari  jenis perbuatannya 

Dan sebagian para sahabat Nabi berkata : Saya berlindung kepada Allah dari khusyuk kemunafikan mereka berkata : apa itu khusyuk kemunafikan beliau mengatakan engkau melihat jasadnya dia khusyuk padahal hatinya tidak khusyuk dan dasar kemunafikan 
dan asal kemunafikan adalah berpenampilan indah dihadapan manusia suatu hal yang tidak ada iman dihatinya
Maka diketahui dari 2 kalimat yang diucapkan oleh Amirul mukminin Umar bin Khothob radhiyyallaahu anhu adalah bagian dari perkataan Nubuwah dan 2 kalimat tsbadalah perkataan yang lebih bermanfaat dan lebih mujarab dalam mengobati orang yang hatinya sakit  

Lihat kitab "ilamul Muwaqqi'in juz 2/ 432

Alih Bahasa 
Ust Abu Khuzaimah Abdussalam ibnu Marwy hafidhohullah 

🇮🇩 *Channel Telegram* || 
1⃣ http://telegram.me/istiqomahsalafi
2⃣ https://t.me/Bantahhizbiyah
3⃣ https://t.me/ltqisbatam

ADA APA DENGAN Kalimat Tauhid ‎لا إله الا الله

Agustus 22, 2020 Add Comment
☄ ADA APA DENGAN Kalimat Tauhid لا إله الا الله ( Tidak ada yang patut untuk diibadahi dengan benar kecuali Allah ) ?


Telah berkata Al 'allamah Ibnul Qoyyim rahimahullah :

🌪 Karena Kalimat Tauhid lah ditegakkan Mizan Timbangan Amal di akherat 

🌪 Dan diletakkan  Diwan Catatan amalan manusia di Akherat 

🌪 Dan telah ditegakkan Tempat Jannah dan An Nar 

🌪 Dan dengan Kalimat Tauhid ini terbagilah manusia kepada kelompok orang yang beriman dan kelompok orang Kafir dan kelompok orang yang baik dan kelompok orang yang jelek 

🌪 Lalu dengan Tauhid ini awal pertumbuhan hal yang diciptakan oleh Allah  dan ditetapkan nya perintah dan adanya pahalan dan hukuman siksa 

🌪 Dan kalimat Tauhid ini adalah kebenaran yang karenanya diciptakan manusia

🌪 Dan diatas kalimat ini akan terjadi pahala dan sangsi siksaan 

🌪 Dan diatas kalimat ini diletakkan arah kiblat 

🌪 Dan di atas kalimat ini didirikan Agama Islam ini 

🌪 Dan karena Kalimat Tauhid inilah dihunus pedang untuk berjihad dijalan Allah 

🌪 Dan Kalimat ini adalah Hak Allah yang wajib ditunaikan atas semua hamba 

🌪 Dan kalimat ini adalah Kalimat Islam 

🌪 Dan Kalimat ini adalah kunci Jannah ( Tempat yang sejahtera )

🌪 Dan karena Kalimat ini akan ditanya manusia seluruhnya baik generasi pertama dan yang terakhir

(Lihat Zadil Ma'ad 1/ 34)

Teks arab

💥🌙○ كلمة التوحيد لا إله إلا الله.

● قال العلامة ابن  القيم -رَحِمَهُ اللهُ:

لأجلها نُصِبَت الموازين
ووضِعَت الدواوين
وقام سوق الجَنة والنار
وبها انقسمت الخَليقة إلى المؤمنين والكُفار والأبرار والفُجار
فهي منشأ الخلق والأمر والثواب والعقاب
وهي الحق الذي خلقت له الخليقة
وعليها يقع الثواب والعِقاب 
وعليها نُصِبَت القِبلة
وعليها أُسست المِلة
ولأجلها جُرّدت سيوف الجهاد 
وهي حق الله على جميع العباد
 فهي كلمة الإسلام
ومفتاح دار السلام
وعنها يُسأل الأولون والآخرون. 

📚 زاد المعاد (٣٤/١).

Alih bahasa  oleh :
Ust Abu khuzaimah Abdussalam  hafidhohullah 
( Pengasuh Lembaga Tahfidzul Qur-an Al Istiqomah Batam )

📡📻Tafadhol kunjungi LINK kami bila ingin dapat postingan ilmiyah lainnya :

🇮🇩 *Channel Telegram* || 
1⃣ http://telegram.me/istiqomahsalafi
2⃣ https://t.me/Bantahhizbiyah
3⃣ https://t.me/kajiansalafiya

┈┉┅━━━❀━━━┅┉┈

Ini Bahaya Ucapan "Seandainya"

Agustus 21, 2020 Add Comment
🌈  WAHAI SAUDARAKU KAUM MUSLIMIN AHLISSUNNAH ...
JAGALAH IMANMU KEPADA ALLAH DENGAN KAMU TIDAK MENGATAKAN KALO SEANDAINYA TIDAK ADA INI DAN ITU ....

➡️ Tauhid wahai Hamba Allah  , ➡️ Tauhid itu diutamakan .....

(Sebab) 
✅ Didapati ada orang berkata : kalau seandainya  tidak ada Gajian bulanan niscaya....

✅ Didapati orang berkata : kalau seandainya tidak ada si fulan niscaya ....

✅ Didapati orang berkata : kalu seandainya tidak ada Hujan niscaya .....

▶️ Semua lafadz yang diucapkan diatas adalah  TIDAK BENAR   dan mengandung kesyirikan yang banyak terjatuh kaum muslimin didalamnya orang Islam .

💦 Dan sungguh Ibnu Abbas radhiyallahu anhu berkata : 
Sungguh salah  seorang diantara mereka sedang berbuat Syirik sampai dia berbuat syirik dengan anjingnya lalu dia berkata : kalau sekiranya tidak ada anjing niscaya kami kecurian malam tadi.

Lihat Fathal bari liibni Rajab 1/147

Teks arab
💥 التوحيد يا عباد الله ، التوحيد أولا

🔴 يوجد من يقول : لولا الراتب الشهري لـ.....

🔴 و يوجد من يقول : لولا فلان لـ...

🔴  و يوجد من يقول : لولا المطر لـ...

🔻 ⬅ وكلها ألفاظ غير صحيحة شركية يقع فيها الكثير من المسلمين .

فقد قال اﺑﻦ ﻋﺒﺎﺱ رضي اللّٰه عنه: "ﺇﻥ ﺃﺣﺪﻫﻢ ﻳُﺸﺮِﻙُ ﺣﺘﻰ ﻳﺸﺮِﻙَ ﺑﻜﻠﺒﻪ، فيقول: ﻟﻮﻻ اﻟﻜﻠﺐُ ﻟَﺴُﺮِﻗﻨﺎ اﻟﻠﻴﻠﺔ".
📚فتح الباري ١٤٧/١ ﻻبن رجب.

Alih bahasa  oleh :
Ust Abu khuzaimah Abdussalam  hafidhohullah 
( Pengasuh Lembaga Tahfidzul Qur-an Al Istiqomah Batam )

📡📻Tafadhol kunjungi LINK kami bila ingin dapat postingan ilmiyah lainnya :

🇮🇩 *Channel Telegram* || 
1⃣ http://telegram.me/istiqomahsalafi
2⃣ https://t.me/Bantahhizbiyah
3⃣ https://t.me/kajiansalafiya

┈┉┅━━━❀━━━┅┉┈

Mengenal Lebih Jauh Tentang Keimanan Kepada Allah Dengan Bertauhid Kepada NYA

Agustus 21, 2020 Add Comment
🌈 MENGENAL LEBIH JAUH TENTANG KEIMANAN KEPADA ALLAH DENGAN BERTAUHID KEPADA NYA 💦

Telah berkata Ibnu Taimiyah rahimahullah Ta 'ala : 

Sesungguhnya Hakikat Tauhid  itu adalah 
✅ Kita akan beribadah kepada Allah saja 
✅ Maka tidak ada yang dimintai dalam Doa kecuali Dia
✅ Dan tidak ada yang ditakuti kecuali Dia 
✅ Dan tidak ada yang ditaqwai  kecuali Dia 
✅ Dan tidak ada ditawakali  (diserahkan urusan) kecuali kepada Nya.
✅ Dan tidaklah menjadikan Agama yang dipatuhi kecuali hanya kepada Nya .
✅ Bukan diberikan kepada  seorangpun dari makhluk nya.
✅ Dan agar kita tidak akan menjadikan para malaikat dan para Nabi sebagai Tuhan Tuhan yang ditaati , maka bagaimana lagi dengan yang lainnya  
➡️ dari para pemimpin 
➡️ dari Masyayekh 
➡️ dan para ulama 
➡️ dan para raja raja 
➡️ dan juga yang lainnya 

Dan Rasul shallallahu alaihi wa sallam itu beliaulah yang menyampaikan dari Allah perintahnya dan larangannya .

❌  Maka tidak ada yang ditaati makhluk secara mutlak kecuali beliau .
⛔️ Maka bila dijadikan seorang Pemimpin dan juga Syaikh itu  seakan-akan 
⭕️  dia adalah Tuhan yang diibadahi dan dimintai dalam doanya padahal dia tidak ada dihadapannya
⭕️ dan dimintai dalam doanya setelah kematiannya 
⭕️ dan dimintai pertolongan darinya agar terhindar musibah.
⭕️ dan dimintai segala macam kebutuhan darinya 
⭕️ Dan ketaatannya ditujukan hanya pada seorang yang hadir yang memerintahkan sesuai dengan apa yang dia inginkan dan melarang dari apa yang dia inginkan
⭕️ Maka dijadikan seorang yang meninggal itu diserupakan dengan Allah 
⭕️ Dan seorang yang hidup itu diserupakan dengan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam 

Oleh karena itu mereka telah keluar dari Hakekat Islam yang dasarnya adalah kesaksian kalimat لا إله الا الله dan kesaksian bahwa Muhammad adalah Utusan Allah 
(lihat dalam kitab minhajus sunnah Nabawiyah  3/490 )

💦 Dan telah berkata Al Imam Innul Qoyyim rahimahullah :

Dan tatkala Perbuatan Syirik itu adalah perkara yang paling besar dari Catatan amal di sisi Allah yang diharamkan Jannah atas orang yang berbuat syirik maka tidaklah masuk ke dalam Surga jiwa orang musyrik itu

💎 Dan hanyalah yang masuk ke dalam Surga itu hanyalah orang-orang yang bertauhid  ( orang meng esakan ibadah hanya kepada Allah )
Maka sesungguhnya Tauhid adalah kunci pintu Jannah
Maka barangsiapa yang tidak ada padanya kunci niscaya tidak akan terbuka baginya pintu Jannah,  demikian pula jika dia telah membawa satu kunci yang tidak memiliki gerigi dari kunci tersebut niscaya tidak mungkin untuk dibukanya 
( lihat kitab al  wabilushoib hal 41 ) 

🌈 Maka wajib atas seorang mukmin untuk berhati-hati dari Syirik dengan semua jenisnya dan  agar dia khawatir pada dirinya terhadap Syirik tersebut
🌈  Maka sungguh Nabi ibrahim alaihissalam  beliau takut pada dirinya dari kesyirikan  padahal beliau adalah seorang pemimpin orang-orang yang bertauhid :
" sungguh dia telah mengatakan kepada Tuhannya :  Dan jauhkanlah saya dan anakku dari menyembah berhala berhala
( surat ibrahim ayat 35 )

Telah berkata Ibrahim At Taimiy : " Dan siapakah yang merasa aman dari Musibah setelah Nabi Ibrahim ?

Dan berkata syaikh Abdurrahman bin Hasan  : 
 " Maka tidaklah seorang  merasa aman dari terjatuh dalam syirik kecuali orang itu Jahil terhadap kesyirikan dan jahil terhadap hal yang akan membersihkan dirinya dari syirik dengan pengetahuannya  terhadap Allah dan pengetahuannya terhadap apa yang dibawah ada Rasulullah shalallahu alaihi wassallam tentang perkara Tauhid kepada Allah dan terlarang dari perbuatan kesyirikan 
( Lihat Fathul majid hal 4 7)

🔊 Dan ketahuilah saudaraku semoga Allah membimbing untuk taat kepada Nya sesungguhnya  syirik itu akan menghapuskan seluruh amalan-amalan baik kecil ataupun besar dan Allah tidaklah menerima dari orang musyrik perbuatan apapun dan sikap adil  baik amalan yang wajib dan amalan yang sunnah
Dan  Allah ta'ala telah berfirman : " dan sungguh kami telah  catat apa yang pernah  mereka lakukan dari suatu amalan lalu kami menjadikannya seperti debu yang di hamburkan
( surat al furqon 23 )

Dan Allah Ta'ala berfirman : 
" dan sungguh telah diwahyu kan kepadamu dan kepada orang-orang yang sebelummu jika engkau berbuat syirik sungguh akan terhapus amalan mu dan sungguh kamu akan menjadi orang orang yang merugi
( Surat azzumar ayat 65 )

Dan Allah Ta'ala berfirman tentang para Nabi Nya dan dan orang-orang yang dicintai Nya :
" Yang demikian itu  Petunjuk Allah yang memberikan petunjuk dengannya siapa yang dikehendaki oleh Allah dari hambanya dan kalau seandainya mereka berbuat kesyirikan sungguh akan terhapus dari mereka apa yang pernah mereka lakukan .
(surat al an'am 88)

Alih bahasa  oleh :
Ust Abu khuzaimah Abdussalam  hafidhohullah 
( Pengasuh Lembaga Tahfidzul Qur-an Al Istiqomah Batam )

📡📻Tafadhol kunjungi LINK kami bila ingin dapat postingan ilmiyah lainnya :

🇮🇩 *Channel Telegram* || 
1⃣ http://telegram.me/istiqomahsalafi
2⃣ https://t.me/Bantahhizbiyah
3⃣ https://t.me/kajiansalafiya

┈┉┅━━━❀━━━┅┉┈
.

Kapan Jatuh Kepada Kekufuran Dalam Tauhid Asma Wa Shifat?

Desember 22, 2019 Add Comment
════════════════════
      🔰 FAKULTAS TAUHID 🔰
      ‎     SOAL JAWAB No. 44
════════════════════

🔴⁉ KAPAN JATUH KEPADA KEKUFURAN DALAM TAUHID ASMA WA SHIFAT❓ 

❔🔒 Pertanyaan :

Bismillah. Afwan, ustadz. Mengenai tauhid asma wa shifat, pada kondisi yang bagaimanakah seseorang disebut kafir pada tauhid asma wa shifat??. Mohon arahannya, ustadzuna Saeed. 
Jazakaallahu khairan. 


🔓🌻 Ustadz Saeed Al-Bandunjie :

Dari contoh kekafiran tentang tauhid asma dan sifat yaitu menafikan apa-apa yang disifatkan oleh Alloh atas diri-Nya di Al-Qur'an atau yang disifatkan Nabi kita ﷺ seperti tercantum dalam hadits-hadits yang shohih. 

Misalnya, menafikan sifat ilmu bahwa Alloh tidak mengetahui apa-apa yang akan terjadi di waktu yang akan datang.

Juga meyakini bahwa nama dan sifat Alloh sama seperti makhluk-Nya sehingga sifat wajah, tangan, kaki, turun dari Arsy adalah sama seperti wajah, kaki, tangan dan turunnya makhluk dari kursi singgasananya dan sebagainya. 

Ini bisa jadi kekufuran karena Alloh yang maha mulia dan sempurna sangat terhinakan jika disepertikan dengan makhluk-Nya yang serba kekurangan dan Alloh berfirman :

قال تعالى: (لَيْسَ كَمِثْلِهِ شَيْءٌ وَهُوَ السَّمِيعُ البَصِيرُ) الشورى/11 

"Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dialah yang Maha Mendengar dan Melihat".
(QS. Asy-Syura : 11) 

 ولقوله تعالى: (هَلْ تَعْلَمُ لَهُ سَمِيّاً) مريم/65

"Tidaklah kamu ketahui ada seorang yang sama dengan Dia".
(QS. Maryam : 65) 

 فَلَا تَضْرِبُوا لِلَّهِ الْأَمْثَالَ  النحل /74

"Maka janganlah kamu mengadakan persamaan-persamaan dengan makhluk bagi Allah". 
(QS. An-Nahl : 74) 

Berkata Nu’aim bin Hamaad dari gurunya Imaam Al-Bukhori muhadits ahlusunnah yang meninggal pada 228 hijriyah. 

 نعيم بن حماد: من شبه الله بخلقه فقد كفر، ومن أنكر ما وصف الله به نفسه فقد كفر، وليس ما وصف الله به نفسه تشبيها.

"Barangsiapa yang menyepertikan sifat Alloh dengan makhluk-Nya telah kafir dan yang menafikan sifat Alloh telah 
kafir, maka tidaklah apa-apa yang Alloh sifatkan atas dirinya harus sama dengan makhluk-Nya". 

Atsar ini telah datang sanadnya di Siyaar A'laamunNubalaa 10/610)

Dan di juz Imaam al-Ghozi yang sanadnya shohih, semua rijalnya tsiqoot :

رواه من طريق الحافظ أبي بكر أحمد بن موسى بن مردويه، ثنا أحمد بن محمد بن زياد، ثنا أبو إسماعيل الترمذي، قال: سمعت نعيم بن حماد رحمة الله عليه يقول..فذكره.. 

"Namun ini semua harus dengan iqomatul hujjah terlebih dahulu. Jika tidak sampai hujjah/dalil maka tidak dihukumi kafir. Tetapi jahil". 

Seperti firman-Nya :

 وَمَا كُنَّا مُعَذِّبِينَ حَتَّىٰ نَبْعَثَ رَسُولًا  (15)الاسراء

"Dan Kami tidak akan mengazab sebelum Kami mengutus seorang rasul".

وَمَا كَانَ اللَّهُ لِيُضِلَّ قَوْمًا بَعْدَ إِذْ هَدَاهُمْ حَتَّىٰ يُبَيِّنَ لَهُم مَّا يَتَّقُونَ ۚ إِنَّ اللَّهَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ (115) التوبة

"Dan Allah sekali-kali tidak akan menyesatkan suatu kaum, sesudah Allah memberi petunjuk kepada mereka sehingga dijelaskan-Nya kepada mereka apa yang harus mereka jauhi". 
(QS. At-Tawbah : 115) 

Begitupun di dalam Surat Al-'A`rāf : 138 

وَجَاوَزْنَا بِبَنِي إِسْرَائِيلَ الْبَحْرَ فَأَتَوْا عَلَىٰ قَوْمٍ يَعْكُفُونَ عَلَىٰ أَصْنَامٍ لَّهُمْ ۚ قَالُوا يَا مُوسَى اجْعَل لَّنَا إِلَٰهًا كَمَا لَهُمْ آلِهَةٌ ۚ قَالَ إِنَّكُمْ قَوْمٌ تَجْهَلُونَ (138)

"Dan Kami seberangkan Bani Israil ke seberang lautan itu, maka setelah mereka sampai kepada suatu kaum yang tetap menyembah berhala mereka, Bani lsrail berkata: "Hai Musa, buatlah untuk kami sebuah tuhan (berhala) sebagaimana mereka mempunyai beberapa tuhan (berhala)". Musa menjawab: "Sesungguh-nya kamu ini adalah kaum yang tidak mengetahui".

🔹Point pendalilan : 
Musa tidak mengatakan qoumun kaafirun, karena mereka berkata dari kebodohan mereka. Lalu dijelaskanlah kepada mereka tentang kesyirikan dan tauhid.

🌻 Faidah :
Adapun pendalilan udzur bil jahl dengan  hadits Dzatu Anwaath :

عَنْ أَبِي وَاقِدٍ اللَّيْثِيِّ، قَالَ: خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وآلِهِ وَسَلَّمَ إِلَى حُنَيْنٍ -وَنَحْنُ حُدَثَاءُ عَهْدٍ بِكُفْرٍ-، ولِلْمُشْرِكِينَ سِدْرَةٌ يَعْكُفُونَ عِنْدَهَا، ويَنُوطُونَ بِهَا أَسْلِحَتَهُمْ يُقَالُ
 لَهَا: ذَاتُ أَنْوَاطٍ، قَالَ: فَمَرَرْنَا بِالسِّدْرَةِ،
 فَقُلْنَا: يَا رَسُولَ اللهِ, اجْعَلْ لَنَا ذَاتَ أَنْوَاطٍ كَمَا لَهُمْ ذَاتُ أَنْوَاطٍ، فَقَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وآله وَسَلَّمَ: اللهُ أَكْبَرُ، إِنَّهَا السُّنَنُ، قُلْتُمْ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ كَمَا قَالَتْ بَنُو إِسْرَائِيلَ: ﴿اجْعَلْ لَنَا إِلَهًا كَمَا لَهُمْ آلِهَةٌ قَالَ إِنَّكُمْ قَوْمٌ تَجْهَلُونَ﴾ [الأعراف: 138]، لَتَرْكَبُنَّ سَنَنَ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ»

Dari Abi Waaqid al-Laitsi, kami keluar bersama Nabi ﷺ ke Hunain. Dan kami baru keluar dari kekufuran dan baru masuk Islam. Maka kami dapati orang-orang musyrik mempunyai pohon yang disembah dan beri'tikaaf padanya dan menggantungkan senjata-senjata mereka. Yang dinamakan Dzatu Anwaath. Maka Nabi ﷺ bersabda : Allohuakbar yang demikian adalah mengikuti orang terdahulu. Demi jiwaku yang ada di tangan-Nya, seperti ucapan Bani Israil : jadikan kami tuhan-tuhan seperti mereka mempunyai tuhan-tuhan. Berkata Musa: sesungguhnya kalian orang-orang yang bodoh. Maka kalian pasti akan mengikuti sunnah-sunnah orang terdahulu kalian. 

Hadits ini dikeluarkan At-Tirmidzi dan An-Nasa’i di al-Kubro dan Ahmad dan lain-lain. 

عَنْ سِنَانِ بْنِ أَبِي سِنَانٍ عَنْ أَبِي وَاقِدٍ اللَّيْثِيِّ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ..فذكره.

Sanadnya dhoif karena Sinaan bin Abi Sinaan mastuurul haal dan sanadnya inqitho terputus Sinaan tidak pasti mendengar dari Abi Waqid.

Adapun hadits yang shohih tentang pendalilan udzur bil jahl seperti di riwayatkan Al-Bukhori dari Abi Hurairoh :

 عن أبي هريرة رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال كان رجل يسرف على نفسه فلما حضره الموت قال لبنيه إذا أنا مت فأحرقوني ثم اطحنوني ثم ذروني في الريح فوالله لئن قدر علي ربي ليعذبني عذابا ما عذبه أحدا فلما مات فعل به ذلك فأمر الله الأرض فقال اجمعي ما فيك منه ففعلت فإذا هو قائم فقال ما حملك على ما صنعت قال يا رب خشيتك فغفر له 

Dulu ada orang yang suudzon dengan amal-amalnya. Maka saat didatangi malaikat maut dia berkata kepada anaknya jika aku mati bakar jasadku  lalu gilinglah sisa pembakarannya dan lemparkan debunya terbawa angin. Maka demi Alloh jika Alloh menetapkan kepadaku maka dia akan mengadzabku adzab yang tidak pernah Alloh perbuat kepada seorangpun. Maka Alloh pun memerintahkan tanah untuk mengumpulkannya. Maka bangkitlah dia kembali dan ditanya apa yg membuatmu melaksanakan yang demikian? Yaa robb ketakutanku pada-Mu. Maka diampunilah dosa-dosanya. 

Syahidnya: apa yang dia lakukan adalah dari kebodohannya bukan kekufuran dari hari kebangkitan. 

♻ Kesimpulan : 
Orang yang menafikan sifat Alloh (muathilah) dan yang menyepertikan sifat Alloh dengan makhluk-Nya (almusyabihah) dihukumi kafir jika telah datang hujjah atas mereka. Jikalau tidak maka mereka orang-orang yang jahil. 

والله أعلم
•••◇•••